Inilah Alasan Kenapa Klaim Asuransi Ditolak

Inilah Alasan Kenapa Klaim Asuransi Ditolak

Banyak orang yang mengalami kesulitan mengurus klaim. Setiap asuransi memiliki syarat dan ketentuan yang berbeda-beda. Saat membeli asuransi, anda harus tahu cara klaimnya. Ini akan memudahkan anda mendapatkan hak dari asuransi tersebut. Namun sayangnya banyak orang yang menyepelekan hal itu dan akhirnya klaim di tolak oleh pihak asuransi. Berikut ini beberapa alasan kenapa klaim asuransi ditolak.

Polis Tidak Aktif (Lapse)

Dalam kondisi tertentu, polis bisa dikatakan tidak aktif. Kondisi ini disebut dengan istilah lapse. Dalam kondisi lapse, pihak asuransi tidak akan mau membayar klaim. Contoh kondisi lapse antara lain, pembayaran premi asuransi sudah melalui jatuh tempo dan melewati masa tenggang. Oleh karena itu selalu perhatikan masa tenggang dari pembayaran polis. Biasanya sekitar 45 hari kerja. Bisa juga dikarenakan polis asuransi tidak cukup menutupi biaya asuransi. Bisa dikarenakan kinerja investasi kurang baik atau nilai tunai terlalu sering dicairkan.

Klaim Tidak Terdapat Di Klausul

Saat membeli polis, selalu perhatikan isi polis asuransinya. Karena di dalam polis terdapat kesepakatan antara pemegang dan perusahaan asuransi. Didalamnya terdapat beberapa kriteria yang masuk dan tidak masuk di tanggungan asuransi. Jadi anda harus tahu bahwa klaim asuransi yang dimasukan termasuk di dalam klausul polis asuransi. Sayangnya tidak banyak pemegang asuransi yang memperhatikan hal ini. misalnya pemegang polis terkena stroke sebelum 24 jam, sedangkan di klausul tertulis harus sudah 24 jam. Maka ini tidak bisa dilakukan proses klaim.

Proses Pengajuan Klaim Melebihi Batas Waktu Yang Ditentukan

Klaim asuransi bisa tertunda atau tertolak bila proses pengajuan klaim melebihi waktu yang terdapat di polis. Anda harus selalu memperhatikan batas waktu pengajuan klaim. Biasanya maksimal 3x 24 jam. Setelah mendapatkan musibah, lebih baik untuk segera melaukan klaim. Sehingga bisa dilakukan proses klaim secepat mungkin. biasanya untuk asuransi jiwa batas waktunya antara 30 hingga 60 hari. jadi sebelum membeli polis, lihatlah batas waktu yang diberikan perusahaan asuransi tersebut.

Dokumen Klaim Tidak Lengkap

Selalu perhatikan dokumen yang digunakan untuk proses klaim. Pastikan lengkap dan sesuai dengan syarat yang berlaku. Bila ada satu dokumen yang tidak lengkap, proses klaim bisa ditolak oleh pihak asuransi. Misalnya klaim asuransi jiwa yang membutuhkan surat keterangan dari dokter. ikuti semua prosedur yang diberikan. Sehingga proses klaim bisa dilakukan dengan cepat.

Sedang Berada di Masa Tunggu

Pada jenis asuransi tertentu, perusahaan asuransi mengeluarkan kebijakan masa tunggu. Di masa ini, pemegang polis tidak bisa mengajukan klaim. Untuk klaim sakit kritis, biasanya membutuhkan masa tunggu 30 hari sampai 365 hari. misalnya masa tunggu ada 30 hari. dan anda membeli polis sekitar tanggal 1 juli 2019. Kemudian anda mengalami sakit kritis pada 28 juli 2019. Anda sedang berada di masa tunggu dan tidak bisa mengajukan klaim ke pihak perusahaan asuransi.

Ada banyak hal yang mempengaruhi klaim asuransi di tolak. Sebelum membeli polis, sebaiknya tanyakan semua syarat ketentuannya dengan jelas. Apa saja yang boleh dan tidak boleh. Hal ini tidak akan memberatkan anda di kemudian hari. apalagi setiap perusahaan asuransi memiliki syarat ketentuan klaim yang berbeda-beda. Anda tidak bisa menyamakan satu perusahaan asuransi dengan lainnya. supaya tidak terjadi masalah di kemudian hari, pastikan semua syarat ketentuannya dengan baik. tanyakan apa yang tidak anda ketahui dan baca semua syaratnya dengan teliti.sekian informasi yang bisa kami berikan. Semoga bermanfaat.